Pesantren dan Paradigma Tempat Sampah

Maaf bila judul di atas terkesan kasar. Hanya saja, itulah kenyataan yang ada. Bagaimana paradigma beberapa kalangan masyarakat tentang pesantren yang (masih) dianggap tempat sampah. Dianggap sebagai tempat anak-anak bermasalah.
Pesantren adalah sama dengan lembaga pendidikan yang lain seperti sekolah. Pesantren adalah tempat untuk mendidik anak-anak didik mereka menjadi manusia yang lebih baik, berkepribadian, berpengatahuan, dan memiliki skill serta kemandirian.
Secara kualitas, pendidikan di pesantren jauh lebih baik ketimbang sekolah reguler yang hanya mulai dari pagi, dan maksimal sampai sore. Di pesantren

Soal Korupsi: Beda SBY, Beda Abraham Samad

Dalam peringatan hari antikorupsi sedunia yang jatuh pada 10 Desember silam, Presiden SBY berpidato di depan jajaran dan punggawa pemerintahannya. Dalam pidato tersebut, SBY mengklasifikasikan koruptor menjadi dua  bagian. Yang pertama adalah yang memang berniat korupsi. Artinya dengan sadar bahwa ia menjadi koruptor. Kemudian yang kedua adalah korupsi yang tidak diniati oleh pelaku.
Dalam kasus yang pertama, lanjut SBY, negara harus tegas dalam memberika hukuman. Sedangkan untuk kelompok yang kedua, justru sebaliknya, negara harus hadir dan

Politik DInasti Dan Masalah Etika

Era reformasi melahirkan banyak hal baru dalam kancah perpolitikan negeri ini. Sesuatu yang mungkin belum pernah ada di era Orde Lama ataupun Orde baru. Banyak yang bermuatan nilai positif seperti pembatasan masa jabatan. Namun, tren positif itu ternyata bisa juga diakalin. Inilah hebatnya manusia Indonesia.
Hasil perhitungan cepat pilkada Tangerang, mencatut pasangan Zaki-Hermawan sebagai yang pertama dengan perolehan suara sebesar 57,23%.

Mencari Identitas Bangsa Part 3

Selepas orde baru, euforia merayakan reformasi menggema dimana-mana. Segala unsur yang berbau orde baru ditolak dan disingkirkan. Dwifungsi ABRI yang zaman Orba begitu dibanggakan, di era reformasi dikebiri dan ABRI hanya difungsikan sebagai penjaga keutuhan NKRI. Soal dalam negeri, serahkan pada Polri yang dilepas dari kesatuan unit TNI dan berdiri sendiri langsung di bawah komando presiden.
Rakyat agaknya trauma dengan tindakan ABRI yang dikenal represif ketika

Pelajar, Arisan Seks, Dan Permasalahan Moral

Beberapa hari yang lalu, komisi pemberantasan Aids menemukan fakta yang mencengangkan, bahwa beberapa pelajar di Situbondo mengadakan arisan seks. Dalam arisan itu, mereka yang menang akan mendapat giliran untuk berhubungan seks dengan seorang PSK. Hal itu didapatkan dari pengakuan seorang PSK berinisial YL. Sampai sekarang tidak je;as siapa saja pelajar yang ikut ambil bagian dalam arisan seks tersebut.
Fakta itu didapatkan ketika KPA melakukan rapid test ke sejumlah PSK yang ada di Situbondo. Nah, dari hasil test itu salah seorang PSK mengaku bahwa ia pernah di booking oleh pelajar yang menang arisan katanya. Akan tetapi, PSK tersebut tidak pernah mengenal nama pelajar itu.

Korupsi dan Partai Politik

Penetapan Andi Malarangeng sebagai tersangka oleh KPK, menambah daftar kian panjang kader partai politik yang terjerat kasus korupsi. Uniknya, Andi Mallarangeng ketika masih mahasiswa, adalah salah satu dari sekian banyak mahasiswa yang memiliki idealisme anti-korupsi. Lantas, apakah setelah menjadi pejabat publik dan anggota partai politik idealisme itu kemudian hilang?
Bila dicermati lebih jauh, partai politik bukanlah kendaraan politik yang murah. ada banyak biaya yang harus dikeluarkan, yang kerap diistilahkan oleh media

Andrinof Chaniago: Soal Hambalang, Anas Tinggal Tunggu Giliran

Penetapan Andi Mallarangeng oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi megaproyek Hambalang, merupakan sebuah terobosan. Dalam sepuluh tahun dibentuknya KPK, baru kali inilah KPK berani menetapkan seorang menteri yang masih aktif menjabat sebagai tersangka.
Selain itu, penetapan Andi Mallarangeng sebagai tersangka juga membuktikan bahwa apa yang dikatakan oleh mantan bendahara umum Partai Demokrat, M. Nazarudin mulai terkuak kebenarannya satu per satu. Dan menurut Nazarudin, yang

Tidak Ingin Menjadi Beban, Andi Mallarangeng Mundur

Pengunduran diri itu disampaikan secara langsung oleh Andi Mallarangeng melalui konferensi pers yang digelar tanggal 7 Desember 2012. Pengunduran diri itu juga telah disampaikan kepada Presiden dan disetujui oleh Presiden. Selain itu, Andi Mallarangeng juga mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat.Andi Mallarangeng tidak ingin menjadi beban dalam kabinet dan juga struktur partai..
Keterlibatan Andi Mallarangeng dalam proyek Hambalang pertama kali disuarakan oleh Muhammad Nazaruddin. Ketika itu, Nazaruddin menyebutkan bahwa Andi Mallarangeng menerima uang

Demokrat: KPK Jangan Hanya Tajam ke Kader-Kader Kami Saja

Belakangan, kasus korupsi mencuat kemana-mana. KPK berhasil mengungkap banyak kasus korupsi yang ada di negara ini. Meski masih belum banyak, masih patut untuk diparesiasi kinerja KPK di bawah kendali Abraham Samad. 
Di antara kasus korupsi yang ada, ada beberapa di antaranya yang menyedot perhatian publik secara masif. Yaitu kasus wisma atlit dan kasus mega proyek Hambalang. Uniknya, tersangka yang ditetapkan oleh KPK dari kedua kasus tersebut merupakan anggota inti dari

Kasus Hambalang: Andi Mallarangeng Jadi Tersangka

Andi Mallarangeng ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus mega proyek Hambalang. Menpora itu diduga melakukan penyalah-gunaan wewenang yang menguntungkan dirinya sendiri atau pihak lain, dan merugikan negara. Hal itu diatur dalam pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi.
Status baru Andi Malarangeng ini diketahui melalui ihwal surat pencekalan yang diterbitkan oleh KPK dan ditujukan ke Dirjen Imigrasi Kementrian Hukum dan HAM.Dalam surat tersebut, tertulis bahwa status AAM (Andi Alfian Malarangeng) adalah sebagai tersangka.

Sewa Stan PRJ 4 Milyar, Ahok Protes

Video Ahok yang memarahi anak buahnya lantaran masih menganggarkan sewa stan senilai 4 milyar untuk event PRJ mendapat tanggapam dari beberapa pihak. Bagi Ahok sendiri, harga sewa stan sebesar 4 milyar itu sudah terlalu mahal. Apalagi Pemda DKI merupakan tuan rumah. Seharusnya wajar apabila mendapatkan sewa stan gratis sebagaimana yang diinginkan oleh Ahok.
Pernyataan Ahok itu mendapatkan reaksi keras dari Aliman A'at, anggota DPRD dari Fraksi Demokrat. Aliman menilai bahwa keinginan Ahok untuk mendapatkan stan gratis itu adalah mimpi. Angka 4 milyar yang sudah dianggarkan oleh Pemda DKI, menurut Aliman sudah termasuk murah. Dan lagi, Pemprov DKI sudah mendapatkan keuntungan besar dari penyelenggaraan PRJ sampai sekarang ini. Tidak hanya sampai di situ, Aliman

Kalau Bang Haji Jadi Presiden

Wacana pencapresan Rhoma Irama, atau yang akrab dipanggil Bang Haji itu kian santer. PKB agaknya siap mengusung Rhoma Irama untuk maju menjadi Capres 2014. Tentunya setelah melalui mekanisme dan musyawarah yang diadakan oleh partai. PKB berpandangan bahwa Bang Haji sudah memiliki massa sebagai modal selanjutnya ketika memang benar-benar maju bertarung dalam Pilpres dua tahun mendatang.
Tidak hanya PKB, PKS pun konon kabarnya ikut memantau peluang Bang Haji maju sebagai Capres. Hal ini, sedikit banyak semakin meyakinkan Rhoma Irama untuk maju sebagai Capres

Mencari Identitas Bangsa Part 2

Selepas peristiwa G 30 S/PKI, Soekarno seakan diasingkan. Soeharto yang berpangkat Mayjend ketika itu berperan mengamankan pemerintahan dan mengambil alih pemerintahan, menuju transformasi pemerintahan. Soeharto mengaku menerima mandat lagsung dari Soekarno melalui surat perintah, yang belakangan dipertanyakan keberadaannya, yaitu Supersemar.
Langkah awal yang diambil oleh Soeharto adalah membubarkan PKI dan menumpasnya ke akar-akarnya. Soeharto menyatakan bahwa PKI adalah kelompok yang bertanggung jawab atas pencuikan dan pembunuhan para jenderal yang  dikubur di Lubang Buaya.

Mencari Identitas Bangsa (Part 1)

67 tahun sudah Indonesia merdeka. Diawali dengan perjuangan melawan para penjajah yang silih berganti menjarah bangsa ini. Hingga kemudian momen proklamasi yang dibacakan oleh Ir. Soekarno, menandai terbentuknya negara baru bernama Indoensia.
Perjuangan bangsa belum berhenti. Selepas proklamasi pun, para penjajah yang serakah itu tidak mau menerima kenyataan bangsa ini merdeka dan juga melepaskan potensi alam Indonesia yang melimpah ruah ini. Perang pun silih berganti dirasakan oleh rakyat Indonesia dalam rangka mempertahankan kemerdekaan yang sudah diraih. Dan untuk itu, banyak sudah nyawa yang gugur.

Bubarkan KPK(?)

"Doa Saya, supaya (KPK) segera bubar." Hal itu dilontarkan oleh Emha Ainun Najib yang akrab disapa Cak Nun pada sebuah acara menyambut hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada tanggal 9 desember nanti.
Ungkapan itu kemudian disambut oleh gelak tawa para hadirin yang datang pada kesempatan itu. Beberapa pembicara lainnya adalah, Wakapolri Nanan Sukarna, Ketua KPK, Abraham Samad dan Busyro Muqoddas, Wamenkumham Denny Indrayana,  Wakil Jaksa Agung Darmono, Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy, dan juga Hakim Agung Artijo Alkostar.

Blusukan Ala Kang Aher

Ternyata, bukan hanya Jokowi saja Kepala Daerah yang hobinya blusukan ke kampung-kampung kecil. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Kang Aher ini juga sudah melakukan hal yang sama semenjak pertama kali menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
Pria kelahiran Sukabumi 19 Juni 1966, terpilih sebagai Gubernur Jabar setelah menang dalam Pilgub tahun 2009 bersama Dede Yusuf sebagai wakilnya. Kang Aher diusung oleh PKS dan Dede Yusuf diusung oleh PAN ketika itu. 
Dalam sebuah wawancara di Majalah Tempo, Kang Aher mengatakan bahwa ia sudah biasa datang ke daerah, berbicara langsung dengan warga, sehingga memahami apa yang menjadi kebutuhan bagi setiap-setiap warganya. Karena saking padatnya dalam menemui warganya, nyaris dia tidak pernah berada di kantor. Waktunya habis digunakan mengecek kondisi lapangan. Kondisi real warganya.
seorang Jurnalis bernama Setialesmana pernah mengikuti blusukannya Kang Aher ini. Menurutnya, Kanga Aher lebih blusukan ketimbang Jokowi. 5 hari

← Previous PageNext Page →

Total Pageviews

About

Admin. Powered by Blogger.