Piala AFF: Ganyang Malaysia!

Pramono Anung dalam sebuah wawancara dengan media Kompas, menyebutkan bahwa pertandingan antara Malaysia vs Indonesia adalah pertandingan El Clasico Melayu. Ibarat pertandingan antara Real Madrid vs Barcelona. Tidak hanya soal kalah menang, namun juga soal harga diri.
Agaknya anggapan ini benar. Pasalnya, pertemuan antara kedua tim selalu tidak sepi. Masing-masing suporter kedua tim selalu memberikan dukungan penuh. Ini adalah pertandingan yang tidak hanya panas di luar, namun juga di dalam. Selama pertemua kedua tim pula, tidak jarang terjadi bentrok antara kedua massa pendukung kedua tim. Bahkan

Ical Jadi Capres 2014, Apa Kabar Lumpur Lapindo?

Kini Ical, panggilan akrab dari Abu Rizal Bakri yang belakangan juga disingkat ARB sedang getol-getolnya jualan untuk maju sebagai capres 2014. Berbagai baliho, banner, iklan-ikaln baik di media cetak atau elektronik, hampir setiap hari dihiasi oleh Ketum Golkar ini. Tidak hanya itu, belakangan ical juga sibuk turun ke jalan, melakoni lelaku blusukan ke daerah-daerah untuk menggalang aspirasi masyarakat.
Pengusaha kelahiran Jakarta 15 November 1946 silam ini, adalah anak sulung dari Achmad Bakrie, si pendiri Kelompok usaha Bakrie, atau Bakrie grup. Pada

Piala AFF: Indonesia Menang lawan Singapura

Sebuah hal yang mengejutkan, bahwa Timnas Garuda besutan pelatih Nil Maizar berhasil memtik angka penuh ketika melawan Singapura di Leg kedua grup B piala AFF. Timnas Indonesia menang dengan gol semata wayang yang dilesakkan oleh Andik Vermansyah di menit-menit menjelang berakhirnya pertandingan.Timnas Garuda unggul dalam hal jumlah pemain ketimbang Singapura. Pasalnya, salah satu pemain Singapura terkena kartu merah, dan di pertandingan itu pula, hujan kartu kuning turut mewarnai arena pertandingan.

Piala AFF: Indonesia vs Singapura

Leg kedua bagi Timnas Garuda di Piala AFF akan bertemu dengan Singapura. Pada leg pertama lalu, Timnas dipaksa bermain imbang oleh Laos. Bahkan uniknya, Timnas sempat tertinggal terlebih dahulu dengan gol yang dilesakkan oleh pemain Laos. Padahal, dalam sepanjang riwayat pertemuan antara Timnas dan Laos, Laos tidak pernah menang melawan Timnas. Bahkan Timnas biasanya menang telak atas Laos. Tapi, kenyataan di lapangan menyatakan hal lain. Laos bisa jadi tidak lagi selemah dulu.

Pantaskah Gembong Narkoba Dihukum Mati?

Beberapa waktu silam, timbul kembali perdebatan klasik, apakah pantas terpidana kasus narkoba dihukum mati. Perdebatan itu menjadi sangat kontroversial. Pihak yang mendukung mengatakan bahwa para gembong narkoba itu pantas dihukum mati, bahkan wajib dihukum mati. Alasan mereka, lantaran para gembong narkoba itu telah merusak generasi muda bangsa ini. Lebih jauh, agar hukuman mati itu memberikan efek jera bagi para pelaku dan juga pelajaran bagi mereka yang masih bebas berkeliaran dan

Polemik Pemberian Grasi Terpidana Kasus Narkoba

Awal november, negara dikejutkan oleh peredaran narkoba yang secara sempurna dikendalikan dari dalam penjara. Dan yang lebih megejutkan lagi adalah, sang pengendali itu adalah Meirika Franola, atau yang akrab disapa Ola. Dan Ola adalah penerima grasi, pengampunan khusus dari Presiden dalam bentuk pengubahan status hukuman dari hukuman mati menjadi penjara seumur hidup.
Sontak, kejadian itu mengejutka berbagai pihak dalam skala nasional. Banyak pihak mengatakan bahwa SBY, tidak cermat. Bahkan, Mahfud MD dalam sebuah wawancara di Harian Republika mengatakan bahwa pemberian grasi terhadap Ola adalah sebuah tindakan ceroboh. 
Ehm, perdebatan panjang terjadi di panggung-panggung media. Pihak istana dengan diwakili para punggawa presiden, tentu saja membela sang Bapak Presiden. Beberapa bahkan ada yang mengku bahwa itu bukanlah kesalahan Bapak Presiden.

Sertifikasi Guru: Sebuah Dilema

Masih ingat dengan lirik lagu tentang guru yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa? kalau saya tidak salah ingat, lagu itu berjudul Hymne Guru, diciptakan oleh Sartono pada tiga puluh tahun yang lalu. Lagu itu berkisah tentang pengabdian seorang guru, jasanya bak ibarat pelita, dan lagu itu ditutup dengan lirik: engkau patriot, pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa. Tapi, itu dulu. Kini guru-guru sedang berlomba-lomba mengejar sertifikasi.
UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Guru dan Dosen, memunculkan harapan baru untuk meningkatkan kemakmuran para guru dan dosen, terutama mereka yang tidak masuk dalam jajaran PNS. Para guru yang semenjak zaman orde baru

Jokowi Kesayangan Media

Baiklah, marilah membahas kembali mengenai profil Gubernur DKI terpilih: Jokowi. Harus diakui, bahwa dua tahun belakangan nama Jokowi semakin mocer di jagat perpolitikan Indonesia. berawal dari keberhasilannya dalam memimpin Solo, kemudian perlawanannya pada Bibit Waluyo selaku Gubernur Jawa Tengah yang ingin membangun mall dan Jokowi bersikeras untuk menghentikan pembangunan mall di Solo untuk memproteksi kelangsungan hidup pasar tradisional, lalu

Gebrakan Duet Jakarta Baru

Well, sudah sebulan lebih duet terpilih Jokowi-Ahok memimpin Jakarta. Baik Jokowi maupun Ahok memiliki tugas masing-masing. Jokowi mengambil bagian untuk turun ke lapangan, atau yang belakangan populer dengan istilah blusukan. Hampir di setiap acar blusukan Jokowi ini, disambut oleh warga kampung sekitar yang dikunjunginya. Warga berbondong-bondong menyambut Gubernur mereka yang baru. Beberapa  bahkan terharu, lantaran baru kali itulah ada Bapak Gubernur yang mau turun langsung melihat kondisi mereka.
Selama sebulan pula, kabar mengenai Jokowi menjadi target utama media. Tidak sedikit media yang rela mengikuti blusukannya Jokowi. Bagi mereka, ini juga mungkin adalah hal yang baru. Pemimpin turun ke lapangan

Jokowi Anggota Freemason?

Beberapa saat lalu, saya tergoda untuk mencari tahu, apakah Jokowi itu adalah seorang Freemasonry atau bukan. Sebagaimana yang diketahui oleh banyak kalangan, bahwa selama kampanye, mantan walikota Solo itu sering menggunakan salam tiga jari khas anak-anak metal. Dan salam tiga jari itu konon adalah salam khas yang digunakan oleh anggota Freemason yang melambangkan tanduk setan. Sosok yang konon mereka puja.
Namun, bila hanya berdasarkan asumsi ini, belum tentu bisa dijadikan sebagai dasar yang kuat bahwa

Jokowi: Saya Bukan Dewa

Kurang lebih, terhitung baru lima minggu Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI, akan tetapi tantangan sudah ada di depan mata. Jakarta dikepung oleh banjir dimana-mana. Ratusan rumah tergenang, dan ribuan warga kembali

Carrefour Indonesia Dibeli Si Anak Singkong

Segudang prestasi telah diraih oleh si anak singkong, yang merupakan julukan pengusaha Chairul Tanjung. Kini si Anak Singkong kembali membuat gebrakan, yaitu mengakusisi Carrefour Indonesia, Perusahaan retail asal Perancis.
Chairul Tanjung, si Pemilik Trans Corps telah resmi memiliki 100% saham Carrefour di Indonesia setelah sebelumnya mengantongi sebesar 40%  saham Carrefour Indonesia, dan pada tanggal 20 November 2012 serah terima kepemilikan merk Carrefour Indonesia telah ada di tangan Chairul

Raja Dangdut jadi Presiden 2014

Pertengahan November 2012 silam, media massa digemparkan oleh kabar bahwa Rhoma Irama siap maju untuk bertarung memerbutkan kursi RI 1. Di banyak media massa membahas tentang kemungkinan si Raja Dangdut itu untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Menimbang Kredibilitas Media di Mata Umat Islam

Tanggal 3 Oktober 2012, warga Poso geram lantaran pemberitaan Jurnalis Metro Tv yang menyebutkan adanya baku tembak antara Densus 88 dengan Khalid yang ditembak mati oleh Densus 88. Padahal, sebagaimana yang dilihat oleh warga, bahwa Khalid ditembak sampai mati oleh Densus 88 tanpa perlawanan sama sekali. Khalid pun, tidak membawa senjata apapun. Kejadian

← Previous PageNext Page →

Total Pageviews

About

Admin. Powered by Blogger.