Leg kedua bagi Timnas Garuda di Piala AFF akan bertemu dengan Singapura. Pada leg pertama lalu, Timnas dipaksa bermain imbang oleh Laos. Bahkan uniknya, Timnas sempat tertinggal terlebih dahulu dengan gol yang dilesakkan oleh pemain Laos. Padahal, dalam sepanjang riwayat pertemuan antara Timnas dan Laos, Laos tidak pernah menang melawan Timnas. Bahkan Timnas biasanya menang telak atas Laos. Tapi, kenyataan di lapangan menyatakan hal lain. Laos bisa jadi tidak lagi selemah dulu.
Singapura kini menjadi pemimpin grup B setelah pada leg pertama berhasil mengalahkan Macan Malaya, Malaysia, dengan skor telak 3-0. Kekalahan itu menuai kecaman dari media massa di Malaysia. Pasalnya, sebagai tuan rumah dan juga mengantongi gelar juara bertahan, permainan Malaysia sangatlah buruk ketika melawan Singapura.
Kemenangan adalah harga mati bagi Timnas untuk bisa lolos ke babak semifinal. Pasalnya, di saat yang sama Malaysia akan melawan Laos, dan kemungkinan Malaysia akan mendapat kemenangan dari Laos.
Di atas kertas, Singapura lebih diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia. Bambang Pamungkas dkk-pun masih kalah kelas ketimbang Singapura. Dari enam kali pertandingan, Indonesia kalah lima kali dan prestasi terbaik Timnas Garuda selama melawan Singapura adalah menahan, imbang pada tahun 2009 silam.
Indonesia pun dipastikan tampil tidak dengan performa terbaiknya. Kiper utama, Endra Pras dipastikan absen lantaran hukuman kartu merah yang diperolehnya saat melawan Laos. Meski demikian, kapasitas kiper kedua, Wahyu Tri Nugroho ketika melawan Laos juga tidak mengecewakan.Hanya saja, anak buah Nil Maizar itu harus menyiapkan satu kiper lagi untuk memback up Wahyu Tri Nugroho. Sebab, Andik Vermansyah dkk hanya membawa dua kiper ke ajang Piala AFF 2012.
Well, bola itu bundar. Menang melawan Singapura adalah hal yang tidak mustahil meski terkesan berat. Kemenangan adalah harga mati bagi Indonesia bila ingin menghentikan paceklik gelar selama ini. Selamat berjuang kawan.

Leave a Reply