Beberapa waktu silam, ribut dan gonjang-ganjing soal isu reshuffle. Ada beberapa nama menteri yang terindikasi akan didepak dan diganti dengan yang baru oleh Presiden. Salah satunya adalah nama Rini Soemarno. Menteri BUMN yang dipilih dan dikenal dekat dengan Megawati Soekarnoputri itu konon dianggap sebagai pengkhianat oleh Partai pendukung Jokowi: PDIP.
Bahkan, sinyal Mendagri Thahjo Kumolo yang mengatakan bahwa ada menteri yang menghina presiden itu kuat mengarah pada nama Rini Soemarno. Di jagat dunia maya, hal itu menyebar sangat cepat. Ada menteri
yang mengatakan bahwa Presiden tidak bisa berbuat apa-apa, atau nggak tahu apa-apa. Tidak ada klarifikasi dari istana perihal nama menteri yang dimaksud. Namun PDIP dengan yakin menyatakan Rini sebagai pengkhianat.
Dalam sebuah wawancara di stasium televisi swasta, salah seorang sumber dari PDIP mengatakan bahwa Rini Soemarno sebagai pengkhianat. Hal itu karena Rini dianggap menjauhkan Jokowi dari PDIP sebagai partai utama yang mengusung Jokowi.
Kabar liar yang berlanjut adalah, Rini konon dekat dengan Luhut Panjaitan, kepala staf kepresidenan. Hal itu, yang dalam dunia maya disinyalir sebagai awal retaknya hubungan Rini dan Megawati yang telah terjalin sejak lama.
Ketika ditanya wartawan, Rini pun mengatakan siap untuk diganti dan dicopot. Namun dia juga mempertanyakan, karena hal apakah ia kemudian dicopot. Kesalahan apa yang telah dia buat, sehingga harus diganti.
Politik itu dinamis. Akan selalu berubah haluan. Pasangan yang tadinya mesra, bisa menjadi saling memusuhi satu sama lain. Bahkan ada yang mengatakan bahwa tidak ada perkawanan atau permusuhan yang abadi di dalam politik. Satu-satunya yang abadi dalam politik adalah kepentingan. Bisa jadi.
Bahkan, sinyal Mendagri Thahjo Kumolo yang mengatakan bahwa ada menteri yang menghina presiden itu kuat mengarah pada nama Rini Soemarno. Di jagat dunia maya, hal itu menyebar sangat cepat. Ada menteri
yang mengatakan bahwa Presiden tidak bisa berbuat apa-apa, atau nggak tahu apa-apa. Tidak ada klarifikasi dari istana perihal nama menteri yang dimaksud. Namun PDIP dengan yakin menyatakan Rini sebagai pengkhianat.
Dalam sebuah wawancara di stasium televisi swasta, salah seorang sumber dari PDIP mengatakan bahwa Rini Soemarno sebagai pengkhianat. Hal itu karena Rini dianggap menjauhkan Jokowi dari PDIP sebagai partai utama yang mengusung Jokowi.
Kabar liar yang berlanjut adalah, Rini konon dekat dengan Luhut Panjaitan, kepala staf kepresidenan. Hal itu, yang dalam dunia maya disinyalir sebagai awal retaknya hubungan Rini dan Megawati yang telah terjalin sejak lama.
Ketika ditanya wartawan, Rini pun mengatakan siap untuk diganti dan dicopot. Namun dia juga mempertanyakan, karena hal apakah ia kemudian dicopot. Kesalahan apa yang telah dia buat, sehingga harus diganti.
Politik itu dinamis. Akan selalu berubah haluan. Pasangan yang tadinya mesra, bisa menjadi saling memusuhi satu sama lain. Bahkan ada yang mengatakan bahwa tidak ada perkawanan atau permusuhan yang abadi di dalam politik. Satu-satunya yang abadi dalam politik adalah kepentingan. Bisa jadi.

Leave a Reply