Pilgub DKI: Joko Widodo

Baik, setelah menayangkan profil singkat mengenai Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli, sekarang kita akan mulai menayangkan secara singkat pula profil lawan tandem Foke-Nara: Jokowi-Ahok.
Kita mulai dari Joko Widodo. Joko widodo yang kemudian lebih dikenal dengan Jokowi ini, merupakan seorang pengusaha eksportir mebel. Mulai terjun ke dunia politik dengan menjadi calon walikota Solo bersama FX. Rudi Hadyatmo sebagai waklinya, dari PDI Perjuangan pada tahun 2005.
Selama kepemimpinannya, Sol mendapatkan banyak sekali prestasi. Salah satunya yang paling fenomenal adalah pemindahan ribuan pedagang dari Banjarsari, menuju Semanggi. Mengapa fenomenal, sebab di saat para pemimpin daerah marak mengusir para pedagang PKL dengan menggunakan Satpol PP yang berujung dengan bentrok dan jerit tangis di sana-sini, Jokowi malah berhasil memindahkan
ribuan pedagang dengan damai, dikawal dengan kirab, bersama-sama, tanpa ada perlawanan sama sekali.
Ketika diwawancarai, Jokowi menjawab bahwa itu karena telah ada pembicaraan antara Pemkot dengan para pedagang. Diskusi alot, hingga 54 kali makan siang dan makan malam. Akhirnya mereka sepakat. Ketika ada seorang pedagang yang masih engga untuk dipindahkan, dengan kerendagan hati Jokowi langsung bertamu ke rumahnya dan meminta agar mau pindah seperti warga lainnya.
Pedagang yang didatangi rumahnya oleh Walikota itu sontak menangis dan akhirnya setuju untuk direlokasi.
Nama Jokwoi kian moncer ketika menggunakan mobil Esemka yang adalah buatan anak SMK di Solo. Mobil dinasnya yang merupakan warisan dari Walikota sebelumnya, Toyota Camri sedianya akan langsung diganti dengan Mobil Esemka apabila sudah lolos uji emisi dari pemerintah.
Dengan pemasaran ini, Jokowi dicibir oleh banyak pihak, termasuk atasannya langsung yaitu Guernur Jawa Tengah: Bibit Waluyo. Bibit mengatakan Jokowi sembrono dengan menggunakan mobil buatan anak SMK yang belum tentu layak jalan. Bagi Jokowi sendiri ketika itu, yang terpenting adalah bagaimana mengapresiasi karya anak bangsa. Sola kekurangan itu bisa ditambal sambil jalan.
Kemudian tak lama berselang, konflik antara Bibit Waluyo dengan jokowi kembali terjadi pada saat Bibit bersikeras mendirikan mal di bekas bangunan Pabrik Es Saripetojo yang merupakan milik Pemprov dan sudah mangkrak bertahun-tahun. Dengan tegas, Jokowi menolak pembangunan mal di Solo. Solo sudah penuh sesak akan mal. Cita-cita Jokowi adalah, memajukan potensi rakyat kecil dengan membangun pasar-pasar tradisional. Sehingga, dengan demikian akan memajukan ekonomi kerakyatan dan PAD tidak bergantung pada kapitalis. Toh, meski begitu Jokowi kemudian dikatakan sebagai walikota yang bodoh oleh Bibit Waluyo. Menanggapi hal itu Jokowi tidak lantas panas hati. Dengan penuh kerendahan hati ia mengatakan bahwa ia memang bodoh.
Baiklah, masih banyak sekali prestasi yang dihasilkan oleh Walikota Solo ini. Anda bisa mencarinya sendiri di dunia maya, maupun di media-media nasional. Prestasinya dalam memimpin rakyat Solo, diapresiasi oleh banyak pihak. Dan dengan segudang prestasi itu pula dengan mudah Jokowi merebut hati rakyatnya di Pemilukada tahun 2010 silam. Ia berhasil memenangkan 90 persen suara lebih. Mari kita lihat bagaimana profil singkatnya.
Nama Lengkap: Ir. Joko Widodo
Nama Populer: Jokowi
Tanggal dan Tempat Lahir: 21 Juni 1961, Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Indonesia
Agama: Islam
Hobi: Penikmat musik rock beraliran Cerdas
Riwayat Pendidikan:
  • SDN 111 Tirtoyoso Solo
  • SMPN 1 Solo
  • SMAN 6 Solo
  • Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta lulusan 1985
  • S1 Universitas Gadjah Mada
Pekerjaan: Pengusaha, Eksportir Mebel, Walikota Solo periode 2005-2010 dan periode 2010-2015

Di Pilgub DKI kini, ia dicalonkan oleh PDIP dan Gerindra sebagai calon Gubernur DKI bersama Basuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenal dengan Ahok. Di putaran pertama, Jokowi berhasil meraih 42 persen suara. Menjadi nomor satu mengalahkan calon incumbent: fauzi Bowo. Dan tagline yang ia gunakan adalah "Jakarta Baru."
Apakah prestasinya dalam memimpin Solo akan mampu menarik hati para pemilih di DKI yang dianggap memiliki rasionalitas tertinggi dalam Pemilu? Kita lihat saja nanti. Wassalam.

Comments

Leave a Reply

Total Pageviews

About

Admin. Powered by Blogger.