Nah, ini profil cawagub yang terakhir: Basuki Tjahaja Purnama atau yang dikenal dengan nama Ahok. Bagi warga Belitung Timur, Ahok dan keluarganya bukanlah nama yang asing. Dia pernah menjabat sebagai Bupat Belitung Timur pada masa jabatan periode 2005-2010.Obsesi Ahok untuk menjadi pejabat publik adalah karena pesan dari mendiang ayahnya yang mengamanatkan Ahok beserta seluruh saudaranya untuk selalu membantu mereka yang kekurangan dan kesusahan. Sebagai anak, Ahok menepati apa yang diamanatkan oleh ayahnya tersebut. Hingga sampai di satu titik, Ahok
berpikir bagaimana agar ia bisa berbuat lebih. Bisa memberi, namun juga tidak terlalu menguras dompetnya. Akhirnya, muncullah ide untuk menjadi Bupati di tempat kelahirannya. Dengan hanya diusung satu partai saja, Ahok menjajal kiprahnya di dunia politik, menghadapi parta-parta besar di sana. Alhasil, Ahok berhasil meraup 80 persen suara. Padahal, 90 persen warga Belitung Timur adalah muslim dan Ahok adalah Kristen.
Rahasianya adalah, keluarga Ahok dikenal sangat dermawan. Hal itu sudah akrab di kalangan masyarakat Beltim semenjak dari Ayah Ahok. Maka dari itu, berbekal nama track record yang baik tersebut, Ahok berhasil meriah simpati publik Belitung Timur dan meraih predikat sebagai Bupati Belitung Timur. Berikut adalah profil singkat dari Basuki Tjahaja Purnama.
Nama Lengkap: Ir. Basuki Tjahaja Purnama
Nama Populer: Basuki / Ahok
Tempat/Tanggal lahir: Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966
Agama: Kristen
Riwayat Pendidikan :
- SD Negeri No 3 Gantung
- SMP Negeri No 1 Gantung
- SMA III PSKD Jakarta
- S1 Universitas Trisakti
- S2 Universitas Prasetya Mulya
Bersama Jokowi, Ahok didukung oleh hanya dua partai saja. Yaitu PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Sebelum mencalonkan diri, Ahok tercatat sebagai anggota DPR dari Partai Golkar. Akan tetapi, menjelang pendaftaran ke KPU, Ahok menyampaikan surat pengunduran diri sebagai anggota dewan dan juga anggota partai ke ketua umum Partai Golkar. Pengunduran diri diterima dan Ahok kemudian resmi menjadi Cawagub yang dicalonkan oleh gerindra.
Bersama Jokowi, Ahok bertekad menjadikan Jakart sebagai Jakarta Baru yang bermartbata dan manusiawi. Namun, tentu saja hal itu terjadi bila Jokowi-Ahok berhasil meraih simpati warga Ibukota. Tinggal selangkah lagi menuju DKI 1. Anda warga Jakarta, tertarik dengan visi dan misi yang ditawarkan Jokowi-Ahok?
Leave a Reply